Pakai Video Mapping, Konser Musisi-Musisi Ini Semakin Megah!

Konser musik dewasa ini bukan hanya sebuah pertunjukan yang menyajikan suara dan alunan lagu para penyanyi atau musisi, tapi juga harus mendapat dukungan teknologi, mulai dari pencahayaan (lighting), tata panggung, penyanyi latar, hingga visual dalam bentuk video mapping yang sedang nge-hits saat ini. Dengan video mapping ini, panggung terasa lebih meriah.

Semua yang dulunya mustahil kini bisa dihadirkan di atas panggung dengan mudah dinikmati para penonton konser. Semua ini tidak lepas dari makin majunya video mapping, sebuah teknik penggunaan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi pada objek-objek yang diinginkan. Objek-objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasa menjadi sebuah hal yang sangat fantastis. Video mapping merupakan bagian dari evolusi seni visual. Melalui cara ini, para seniman bisa mewujudkan materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur. Video mapping juga terbukti dapat melahirkan evolusi industri musik, khususnya konser.

Penasaran gimana keren-nya pengaruh video mapping pada sebuah konser, let’s check em’ out

Beyoncé – Run The World (Girls) | Run The World Tour 2011

Dalam konser ini, tampil dengan video mapping yang sangat fantastik. Berkat sokongan seniman video mapping yang kreatif, Beyoncé seakan bisa menjelma menjadi lima orang dengan berbagai warna, dan bahkan bisa menjadi ratusan orang. Guna menampilkan pertunjukan ini, produser pun tidak perlu menghadirkan banyak dancer, karena Beyoncé juga bisa menjelma dancer yang menemaninya bernyanyi.

Video mapping yang menemani-nya bernyanyi juga membuat Beyoncé mudah bergaya ala penyihir yang bisa menyeluarkan benda apa saja yang diinginkannya, yang semuanya dipadukan dengan koreagrafinya yang sangat menarik dan energik. Tidak ada kata yang pas untuk pertunjukan Beyoncé selain kata “Fantastic”.

Jennifer Lopez – Feel the Light | Live American Idol

Perpaduan gaun panjang putih yang digunakan Jennifer Lopez dengan nuansa gelap layaknya sebuah ruang angkasa mengantarkan sang penyanyi berada di antara bintang-bintang. Bahkan gaunnya yang putih berubah menjadi warna-warni indah sesuai dengan tema. Sehingga Lopez pun seakan berdiri di atas planet merah atau menjadi sumber cahaya.

Bahkan saat di shoot kamera dari atas, gaun panjang Lopez yang berbentuk bundar berubah menjadi bebagai film animasi yang sangat atraktif. Konser ini bertambah indah dengan lampu-lampu kecil yang dipegang para penonton dan membuat kemeriahan tidak hanya ada di atas panggung, namun juga di kerumunan pengunjung. Konser menjadi tambah memesona dengan suara Lopez yang sangat merdu.

Muse | The Resistance Tour 2010

Band rock asal Inggris, Muse, merupakan salah satu band yang sering menggelar tur dunia, bahkan juga pernah tampil di Indonesia. Dalam tur bertema ‘The Resistance Stadium Tour’ yang digelar pada 2010 silam, band ini juga mengandalkan video mapping untuk memanjakan penonton. Di Konser ini, panggung konser Muse yang berbentuk seperti kubus, dipenuhi dengan visualisasi warna-warni yang indah.

Tema panggung, khususnya di bagian atas berubah degan cepat. Berbagai warna, baik yang menyerupai kembang api, dancer, hingga gambar audio dan lainnya muncul secara bergantian. Pokoknya eyegasm!

Skrillex Mothership Tour

Skrillex, DJ / produser EDM yang memiliki nama asli Sonny John Moore ini, pada ‘Mothership Tour’ tahun 2011 lalu memperlihatkan video mapping dalam bentuk robot raksasa dinamakan “The Cell”. Tidak hanya menampilkan video mapping dalam bentuk robot raksasa, tapi robot tersebut bisa mengikuti secara real-time gerak – gerik sang Skrillex, gokil banget!

Isyana Sarasvati – Tetap Dalam Jiwa | Selebrita Awards 2015

Tidak hanya artis atau musisi luar saja yang menggunakan teknologi video mapping, Isyana Sarasvati penyanyi muda lokal yang berbakat ini pada waktu lalu juga menggunakan-nya saat menyanyikan lagu yang membuat nama perempuan cantik ini melambung ‘Tetap Dalam Jiwa’ di acara ‘Selebrita Awards’. Serupa dengan apa yang Jennifer Lopez tampilkan waktu lalu, disini gaun yang Isyana gunakan juga dapat berubah – berubah menampilkan beragam visual yang cantik. Komplit kan? Jadi gak hanya telinga aja yang dimanjakan, tapi mata kita juga!

Jadi Kawan Konserku mau juga dimanjain telinga dan mata-nya? Yuk request aja artis favorit untuk didatangkan ke kota-mu di www.konserku.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s