In the end, it DOES matter.

Chester_LinkinPark_KONSERKU
Rest in peace, Chester

Sebuah berita duka melanda industri musik hari ini. Vokalis grup band Linkin Park, Chester Bennington, meninggal dunia dalam usia 41 tahun, dan disebut telah mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Sejak tercetusnya konsep website Konserku, banyak Kawan Konserku yang meminta agar Linkin Park didatangkan kembali ke Jakarta. Pada akhirnya, diawal Juni 2017 yang lalu, kampanye untuk mendatangkan Linkin Park pun dibuat. Hanya dalam 1 minggu, kampanye tersebut telah menggaet lebih dari 1000 Kawan Konserku.

Chester_LinkinPark_KONSERKU

Jumlah dan waktu periode tersebut memang menjadi target baru sebuah kampanye Konserku untuk mempelajari demand konser yang akan didatangkan.

Team Konserku pun bergerak cepat untuk bisa memastikan Jakarta dimasukkan kedalam agenda tur One More Light mereka tahun ini…

Namun dengan berita duka ini ditengah proses pemastian konser, ada perihal lain yang saya sebagai co-founder Konserku, ingin share dengan Kawan Konserku. Sesuatu yang sangat beresonansi dengan diri saya pribadi.

Semua media memberitakan bahwa Chester meninggal karena menggantung diri di kediamanannya. Kemungkinan penyebabnya belum bisa dikonfirmasi.

Tapi saat ini, kita selalu diingatkan bagaimana rapuhnya sebuah hidup bagi manusia.

Ingat lirik lagu Heavy dari Linkin Park?

I don’t like my mind right now
Stacking up problems that are so unnecessary
Wish that I could slow things down
I wanna let go but there’s comfort in the panic
And I drive myself crazy
Thinking everything’s about me
Yeah, I drive myself crazy ‘Cause I can’t escape the gravity
I’m holding on
Why is everything so heavy?
Holding on
So much more than I can carry
I keep dragging around what’s bringing me down
If I just let go, I’d be set free
Holding on
Why is everything so heavy?

Heavy_LinkinPark_KONSERKU

Semua orang memiliki pertempuran didalam diri mereka masing-masing. Saya juga memiliki pertempuran sendiri. Begitu juga kalian. Baik itu berskala kecil, maupun berskala besar.

Alihkan pandangan kalian dari smartphone yang sedang kalian gunakan untuk membawa post ini. Lihatlah orang-orang di sekeliling kalian saat ini juga.

Mungkin kalian sudah saling kenal, atau mungkin juga tidak kenal sama sekali. Tapi kalian bisa saja menjadi seorang penyelamat didalam hidup mereka.

In the end, it DOES matter.

One thought on “In the end, it DOES matter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s